Friday, March 19, 2021

MGMP BERDAYA, GURU BERJAYA

 

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) adalah sebuah wadah bagi para guru untuk berbagi pengetahuan, solusi masalah pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru. Oleh karena itu, MGMP memiliki peranan yang sangat penting bagi seorang guru. Kolaborasi adalah kata kunci bagi kemajuan pendidikan. Kerjasama yang baik antara sesama guru mata pelajaran akan memberikan manfaat yang sangat besar. Hal ini dikarenakan tantangan pendidikan saat ini sangat beragam. Tentu dengan berbagi pengalaman, strategi dan solusi bersama teman sejawat, guru akan memiliki banyak pilihan untuk menentukan langkah yang harus ditempuh guna menyelesaikan persoalan pembelajaran.

        Kegiatan MGMP khususnya di masa pandemi covid-19 saat ini tentunya bisa dimanfaatkan untuk melakukan peningkatan kemampuan guru dalam menghadapi tantangan baru yang mengharuskan guru menguasai teknik pembelajaran baru yang berbeda pendekatannya dari teknik pembelajaran sebelum masa pandemi. Guru harus menguasai berbagai macam platform pembelajaran online. Hal ini tentunya dikarenakan sistem pembelajaran tatap muka sudah berganti menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sebagai contohnya, guru tidak hadir di dalam ruang kelas tapi sudah berganti dengan kelas maya (Google Classroom). Tatap muka pun sudah berganti dengan tatap maya dengan penggunaan video conference melalui bermacam platform seperti Zoom, Google Meet, Microsoft Teams dan sejenisnya.
        Pemberdayaan kegiatan guru dalam forum MGMP bisa menjembatani perbedaan kemampuan guru dalam penguasaan teknologi informasi. Forum kegiatan guru bisa dilakukan secara virtual untuk berbagi pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pembelajaran jarak jauh. Dengan keaktifan forum guru dalam MGMP, maka guru mempunyai kesiapan pengetahuan dan ketrampilan untuk menjalankan pembelajaran jarak jauh secara efektif dan efisien.
        Tantangan PJJ tentunya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda diantara guru. Berbagi pengetahuan dan ketrampilan menggunakan teknologi informasi bisa dilakukan dengan teman sejawat lewat peer teaching. Dengan sistem pembelajaran teman sejawat maka guru tidak akan merasa canggung karena mentor guru adalah sesama rekan guru yang sudah dikenal baik. Guru akan merasa bebas bertanya dan leluasa berdiskusi tentang hambatan penggunaan aplikasi pembelajaran. 
        Perubahan teknik, metode maupun media pembelajaran adalah sebuah keniscayaan di masa pandemi. Kondisi ini menjadi sebuah disrupsi dalam dunia pendidikan. Mau tidak mau, guru harus bisa beradaptasi dengan perubahan itu. Guru harus bisa bertahan dengan adanya disrupsi pandemi ini. Belajar adalah kata kunci dari adaptasi guru menghadapi kondisi pandemi. Guru harus terus belajar dan menggali potensi diri. Tanpa belajar, guru hanya memiliki kemampuan dan ketrampilan menyajikan pembelajaran efektif yang sudah tidak relevan dengan perubahan zaman. 
        MGMP harus bisa diberdayakan sebagai salah satu forum guru untuk berbagi pengetahuan seputar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan pengembangan profesi. Berbagai teknik pengajaran baru menggunakan media online tentunya sangat masif digunakan di era pandemi. Oleh karena itu, berbagai macam praktik baik penggunaan teknologi informasi perlu dibagi dan ditularkan kepada rekan sejawat guru. Guru harus terus meng-update ketrampilan mengajar dan menyajikan pembelajaran menggunakan berbagai aplikasi dan platform pembelajaran online, dalam keadaan pandemi maupun tidak, karena segala aspek kegiatan dunia global sudah semakin berubah kearah penguasaan teknologi informasi dan pemberdayaan Artificial Intelegent (AI) termasuk dalam dunia pendidikan. (dm)




0 comments:

Post a Comment